polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim Kelompok buruh menggelar aksi demonstrasi, mereka menyuarakan penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR dalam rapat paripurna.
Aksi unjuk rasa yang rencananya akan terus dilakukan hingga 8 Oktober mendatang, diantisipasi oleh Kepolisian Sektor Widang agar tidak melebar dengan melibatkan unsur lain, seperti masyarakat .
” Iya, kita antisipasi adanya kegiatan tersebut dengan melibatkan masyarakat, pelajar dan mahasiswa. Kita tidak inginkan adanya hal – hal yang bisa merugikan mereka, jangan sampai terjadi ricuh dan mereka menjadi korban, ” ucap Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko, S.Pd., saat memberi keterangan kepada Kontributor usai pengarahan Apel pagi.
Hari ini Rabu 07 Oktober, kepada jajaran saya Bhabinkamtimas agar turun ke desa binaan untuk melakukan upaya bersama Pemdes dan Babinsa guna memberikan informasi yang sifatnya imbauan, agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan bergabung dalam aksi unjuk rasa.
” Dimedia sosial kita dapatkan beberapa ajakan dari kelompok, group maupun perorangan agar warga masyarakat, khusunya mahasiswa dan pelajar untuk ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa. Untuk meminimalkan terjadinya keresahan dan yang merugikan rakyat kita ambil langkah pencegahan,” tambah Kapolsek.
Puncaknya adalah besuk tanggal 8 Oktober, tentunya kita semua berharap tidak terjadi hal-hal yang bisa merugikan semua pihak, jangan lagi ada tindakan anarkis maupun perusakan serta penjarahan. Kepada warga masyarakat khusunya di Kecamatan Widang agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa serta tidak terprovokasi dengan kegiatan tersebut, ” pungkas Kapolsek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here