Senori – Jajaran Bhabinkamtibas Polsek Senori Polres Tuban melakukan pengecekan ternak dan memberikan sosialisasi kepada peternak di desa binaanya. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang saat ini sedang menyerang ribuan sapi di Wilayah Jawa Timur.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Aiptu Ahmad Lakin, selaku Kanit Binmas Polsek Senori Polres Tuban yang memantau dan mengecek kesehatan ternak sapi milik warga Desa Sendang Kecamatan Senori. Pada kesempatan tersebut Aiptu Ahmad Lakin juga memberikan sosialisasi tentang gejala atau ciri-ciri ternak yang terjangkit PMK kepada pemilik ternak, Rabu (15/6/2022).

Kapolres Tuban AKBP Darman, S.I.K., melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H., menyebutkan, berdasarkan laporan dari anggota Bhabinkamtibmas sampai saat ini di wilayah Kecamatan Senori yang berjumlah 12 desa belum ditemukan hewan ternak yang terjangkit PMK.

Kapolsek menambahkan di wilayah Kecamatan Senori tidak ada peternakan skala besar dan juga tidak ada tempat penyembelihan hewan, jadi warga hanya beternak Sapi atau kambing dengan jumlah sedikit, paling banyak warga hanya merawat 3 sampai 6 Sapi atau Kambing.

“Dari laporan Bhabinkamtibmas yang masuk ke saya sampai saat ini sudah ada beberapa ternak milik warga yang terjangkit PMK, namun masih dapat dikendalikan oleh petugas dari Dinas Peternakan dan Puskeswan,” tutur Kapolsek Senori.

AKP Ali Kapani juga mengimbau kepada peternak atau pemilik hewan ternak di wilayah Kecamatan Senori untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya agar hewan ternak tersebut tidak mudah terkena wabah penyakit.

“Bila menemukan tanda-tanda atau gejala di mulut dan kuku pada sapi, segera melaporkan ke mantri hewan terdekat atau dinas peternakan, untuk dilakukan pemeriksaan supaya cepat penanganannya,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here