polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim, Tingginya intensitas curah hujan selama sepekan terakhir yang mengakibatkan peningkatan debet air di Sungai Bengawan Solo yang melintasi sebagian Wilayah Kabupaten Tuban sisi selatan berpotensi banjir.
Seperti Wilayah Kecamatan Widang yang sebagian wilayahnya bersentuhan langsung dengan Sungai terpanjang di Pulau Jawa itu juga terancam dalam bayang bayang banjir akibat luapan air dari sungai.
” Setelah kemarin di Dusun Tanggir Desa Patihan yang jalan penghubung antar desa terendam air akibat luapan air Sungai Bengawan Solo, kali ini giliran jalan penghubung antar desa di Wilayah Desa Kujung yang terendam air karena derasnya air hujan.
Briptu Bhinar, Bhabinkamtimas Desa Kujung menuturkan, intensitas hujan yang turun pada kemarin mengakibatkan terjadinya rendaman air di jalan penghubung antar desa. Hal ini dikarenakan kurangnya saluran air yang dapat mengurai debet air yang menggenangi beberapa titik sekitar lokasi banjir, ” tuturnya.
Warga kita diharapkan lebih waspada dan kami minta untuk berhati-hati saat terjadi banjir. Kepada mereka yang memiliki anak kecil serta lansia agar ada pengawasan ekstra. Ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
“Saat ini, kami bersama para pemuda desa, sama sama memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik namun demikian harus waspada. Untuk mengantisipasi dan membantu warga masyarakat, kami bersiaga dengan para pemuda di Balai Desa sebagai Posko,” imbuh Briptu Bhinar, Minggu (20/12/20).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here