polrestuban.com – Tuban – Usai pelaksanaan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 pagi tadi, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H., bersama para PJU melaksanakan pengecekan pos penyekatan larangan mudik lebaran di Perbatasan Jawa tengah, Rabu (05/05)

Pengecekan dilakukan oleh AKBP Ruruh untuk memastikan kesiapan Anggota serta Sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam kegiatan operasi ketupat Semeru 2021 yang akan dimulai besok Kamis (06/05).

Dalam pelaksanaan operasi ketupat Semeru 2021 yang berlangsung selama 12 hari itu, Polres Tuban melibatkan 398 Personil Gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP, Dinas perhubungan serta Dinas Kesehatan.

Siang tadi saat dilakukan pengecekan oleh Ruruh, Selain melaksanakan penyekatan petugas juga melakukan Rapid tes terhadap Pemudik dari luar Tuban

Kustomo (58) sopir serabutan asal Jember salah satu pemudik yang di rapid mengaku mengawali mudik karena sudah tahu kebijakan larangan mudik dari pemerintah berlaku mulai besok(06/05)

“Dari Cikarang pak Mau mudik ke Jember, Iya tahu pak larangan mudik berlaku mulai tanggal 6 makanya saya awali berangkat tadi malam” jawab saat ditanya media

Kapolres berpangkat dua melati di pundak itu mengatakan, kunjungannya ke Pos Perbatasan untuk melaksanakan pengecekan kesiapan sehari sebelum diberlakukan larangan mudik

“Hari ini hari terakhir pengetatan Perjalanan sebelum diberlakukan pelarangan mudik, besok akan mulai pelarangan mudik untuk masyarakat selain yang dikecualikan dalam Surat Edaran no 13 Kita akan perintahkan untuk putar balik” Ucap AKBP Ruruh

Ditanya perihal penerapan Rapid tes kepada masyarakat dari luar kota yang terjaring penyekatan, ia menjelaskan bahwa itu merupakan salah satu ketentuan dalam fase pengetatan perjalanan sebelum diterapkan Larangan mudik lebaran

“Itu salah satu ketentuan dari pengetatan, kita cek secara acak kalau dia dari luar kota dan dia bisa menunjukkan surat Rapid tes dan surat lain-lain, Kita akan mempersilahkan untuk melanjutkan perjalanan, tapi kalau dia tidak bisa menunjukkan akan Kita tes untuk memastikan apakah dia reaktif atau tidak” Jelas Ruruh

Masih Kata Ruruh, ia menyampaikan setiap hari akan ada 40 petugas gabungan yang akan bertugas melakukan Penyekatan di Pos Perbatasan.
“Untuk tiap regu setiap jaga ada sekitar 40 petugas gabungan TNI-POLRI Satpol-PP, Dishub dan kesehatan untuk melaksanakan penyekatan” Pungkas Ruruh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here