Warga yang menerima BST dari dampak covid 19 harus mengambil sendiri karena adanya identitas diri seperti yang dalami nenek Supiyah, 85 tahun warga desa Sumurgung Kecamatan Montong Kabupaten Tuban yang rela mengantri setelah mengantri persyaratan administrasinya tidak lengkap, melihat hal sseperti itu Bhabinkamtibmas Desa Sumurgung Aiptu Sartono Spontan mendekati nenek tersebut, Sabtu, 28/11/2020 di balai desa sumurgung.

Nenek Supiyah menyampaikan bahwa sebelumnya dari Perangkat Desa sudah memberitahukan kepada nenek Supiyah agar menunggu dirumah nantinya petugas akan mengantar kerumahnya namun mungkin karena ada kebutuhan mendesak jadi berangkat sendiri dengan ditemani tongkat sebagai penyaga kalau jalan untuk mengambil bantuan BST.

“ saya liat sekilas nenek Supiyah datang dengan dengan membawa KK dan KTP yang dibungkus plastik setelah dipangil petugas ternyata administrasinya tidak lengkap sehingga saya mendekati dan langsung membantu untuk menyusun dan melengkapi persyararatan tersebut, padahal sebelumnya sudah diminta oleh perangkat desa untuk  menunggu dirumah saja. “ ujar petugas Bhabinkamtibmas

Kejadian ini langsung jadi perhatian warga lainnya yang sudah antri saat hendak mengambil bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI tersebut. Sebagian besar pengambil bantuan berupa uang tunai sebesar 300 ribu rupiah adalah wanita lansia.

Pihak panitia penyaluran BST menyampaikan bahwa bagi warga penerima bantuan yang kondisinya kurang sehat atau sakit atau berhalangan bisa melaporkan ke pihak Desa, RT/RW nantinya petugas yang akan mengantar kerumah masing-masing.

( humas polsek montong )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here