polrestuban.com РPolresTubanPoldaJatim  Upaya pemerintah Kabupaten Tuban untuk menekan laju pertumbuhan atau penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Tuban kali ini dengan cara melaksanakan penindakan dan sidang di tempat terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan.

Giat yang digelar oleh Forkopimda Tuban yang dilaksanakan secara bergiliran di Polsek Polsek jajaran, hari Jum’at (2/10/2020) juga digelar di wilayah Kecamatan Kerek.

Kegiatan yang melibatkan semua unsur Forkopimda Tuban diawali dengan melaksanakan apel gabungan di depan Pendopo Kecamatan Kerek yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Tuban AKP Chakim Amrulloh. Dan setelah menggelar apel gabungan di depan Pendopo Kecamatan anggota langsung turun kejalan dengan menggelar operasi Yustisi tepat di depan Pendopo Kecamatan Kerek.

Kegiatan yang digelar kurang lebih satu jam setengah tersebut menjerat lebih dari 20 orang pelanggan yang rata-rata mereka yang tidak menggunakan masker sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan tersebut para pelanggar langsung melaksanakan sidang di tempat dengan denda bervariasi maksimal Rp 50.000 untuk para pelanggar.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono S.I.K., S.H., M.H., ¬†melalui Kapolsek Kerek lptu Kadeni SH selaku Padal Kecamatan saat kami temui di sela sela kegiatan Operasi menjelaskan “lni dalah upaya pemerintah Kabupaten Tuban untuk menekan / memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).” kata Beliau.

“Semoga dengan pelaksanaan penindakan / sidang ditempat bagi para pelanggar Protokol Kesehatan di wilayah Kecamatan Kerek, akan menyadarkan warga masyarakat betapa pentingnya melaksanakan Protokol Kesehatan terutama dalam penggunaan masker dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.” tambahnya

Dalam pelaksanaan operasi yustisi yang dilaksanakan oleh Forkopimda Tuban di wilayah Kecamatan Kerek, hari Jumat (2/10/2020), petugas gabungan sempat menjaring lebih dari 20 orang pelanggar Protokol Kesehatan terutama warga masyarakat yang tidak menggunakan masker sesuai ketentuan.

HUMAS POLSEK KEREK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here