Setelah beberapa hari terakhir tim gabungan dari Polsek Senori, Koramil Senori dan Satpol PP Kec, Senori melaksanakan giat yustisi penegakan hukum protokol kesehatan di tempat-tempat berkumpulnya warga dan jalur protokol Kecamatan Senori.

Malam tadi Senin (10/5/2021) tim gabungan kembali melakukan giat yustisi pembinaan, penegakan hukum protokol kesehatan. Kali ini lokasi operasi yustisi adalah pemukiman penduduk. Sasaranya masih sama yaitu warga masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan.

Seperti yang terlihat di pemukiman Desa Banyuurip Kecamatan Senori. Dilokasi tersebut tim gabungan mendapati banyak warga berkumpul di rumah salah satu warga setempat masih banyak yang belum mematuhi aturan protokol kesehatan, diantaranya tidak memakai masker dan berkerumun.

Mereka yang tidak menggunakan masker, selain didata, juga mendapatkan sanksi sosial, sesuai dengan Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup Tuban No. 65 Tahun 2020. Beberapa sanksi yang diterapkan yakni hukuman fisik melakukan push up.

“Sekedar berkumpul bersama bersama teman-teman, jadi tidak membawa masker,” ujar Tondan, warga Desa Banyuurip Kec, Senori.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono melalui Kapolsek Senori Iptu Suganda mengatakan, jika operasi yustisi tersebut dilakukan sebagai kampanye penggunaan masker, sekaligus pembagian masker kepada masyarakat.

“Memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penggunaan masker dan wajib menggunakan masker pada pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dengan kampanye ini, maka diharapkan masyarakat akan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Operasi yustisi masker ini juga akan terus dilaksanakan secara berkala, dan di beberapa tempat keramaian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here