polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim Senori – Tim gabungan operasi yustisi pembinaan, penegakan hukum dan pendisiplinan protokol kesehatan Kec, Senori secara reguler menggelar operasi yustisi di wilayah Kecamatan Senori. Sasaran dari operasi yustisi ini adalah warga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Tim gabungan yang berasal dari personil Polsek Senori Polres Tuban, anggota TNI dari Koramil Senori, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kec, Senori dan Puskesmas Senori.

Kali ini yang menjadi sasaran adalah Warung Kopi (Warkop) yang berlokasi di Desa Sendang Kec, Senori. Semua warga masyarakat yang berkerumun dan tidak menggunakan masker menjadi sasaran anggota gabungan. Alhasil operasi yustisi tim gabungan masih menemukan warga yang tidak menggunakan masker, Kamis (3/6/2021).

Mereka yang diketahui tidak menggunakan masker, selain didata, juga mendapatkan sanksi sosial, sesuai dengan Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup Tuban No. 65 Tahun 2020. Beberapa sanksi yang diterapkan yakni menyanyikan lagu nasional hukuman fisik berupa kerakan skot jump juga ada yang disanksi push up.

“Niatnya mau ngopi sebentar bersama teman-temah sebentar, jadi tidak membawa masker,” ujar Ali seorang pemuda yang mengaku warga Desa Sendang Kec, Senori.

Karena membuat kerumunan dan tidak memakai masker, dia dan warga lain yang tidak memakai masker pun diminta untuk menyanyikan lagu nasional dan melakukan push up oleh petugas dari tim gabungan.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono melalui Kapolsek Senori Iptu Suganda mengatakan, jika operasi yustisi tersebut dilakukan sebagai kampanye penggunaan masker, sekaligus pembagian masker kepada masyarakat.

“Memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penggunaan masker dan wajib menggunakan masker pada pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dengan kita laksanakan kegiatan ini, diharapkan masyarakat akan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Giat yustisi ini akan terus dilaksanakan secara berkala, dan di beberapa tempat keramaian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here