Widang  – Diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggii, 2350 hektare sawah milik masyarakat di Desa Simorejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban Jawa Timur tergenang, kejadian itu membuat tanaman padi yang baru tumbuh menjadi tak terlihat.
“Setelah kami dapat informasi dari masyarakat, kami turunkan anggota langsung ke lokasi. Memang benar ada genangan air di sawah turut Desa Simorejo yang merendam padi di sawah, ” ujar Kapolsek Widang AKP Rukimin, S.H.M.H., saat dikonfirmasi kontributor, Rabu (06/07/22) malam.
Pasca hujan sore hari ini, pukul 16.00 Wib, data yang dihimpun oleh Kanit Intel Bripka Ari, ada sekitar 2350 hektar sawah yang terendam. Adapun umur tanaman padi yang terendam tersebut kisaran 3 – 14 hari. Kejadian serupa juga sering terjadi di wilayah desa tersebut apabila turun hujan lebat dengan intensitas tinggii, ” imbuh Kapolsek.
Untuk permukiman Warga sampai saat ini belum ada yang tergenang banjir. Disamping rawan banjir dari curah hujan, Desa Simorejo juga rawan banjir dari luapan Sungai Bengawan Solo, mengingat desa tersebut berada di bibir aliran sungai terpanjang di pulau Jawa, ” terang Kapolsek.
Agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan keselamatan warga, kepada Bhabinkamtimas kami perintahkan untuk inten ke desa binaan, disamping monitor perkembangan kondisi juga menghimbau warga supaya saat terjadi hujan lebat dalam kondisi banjir lebih berhati-hati dan mengurangi aktivitas di persawahan maupun pinggiran sungai, ” pungkas Kapolsek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here