Senori – Kapolsek Senori Polres Tuban Polda Jawa Timur AKP Ali Kanapi, S.H., bersama Camat Senori Ir. Suwasis dan Danramil Senori yang diwakili oleh Batuud Peltu Mahmudi menghadiri kegiatan penyuluhan hukum bagi anggota Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) wilayah Tuban Selatan, Selasa (30/11/2021)

Kegiatan yang berlangsung di balai di desa Rayung Kec, Senori tersebut diselenggarakan oleh PAPDESI Kec, Senori. Selain Forkopimcam Senori turut hadir pada acara tersebut Kades se kecamatan Senori dan perwakilan Kades dari Kecamatan Bangilan, Singgahan, Parengan, Jatirogo dan Kenduruan.

Sedangkan narasumber pada kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 Wib, adalah Kajari Kabupaten Tuban yang diwakili oleh Kasi Intel Windu Sugiarto, S.H.

Dalam sambutannya Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H., yang mewakili Forkopimcam Senori mengucapkan terima kasih kepada Kajari Tuban yang telah sudi memberikan penyuluhan kepada PAPDESI di wilayah Tuban selatan.

Kapolsek berharap dengan adanya penyuluhan hukum ini tidak ada pelanggaran hukum ynag dilakukan oleh Kades-Kades di wilayah Kabupaten Tuban khususnya dalam penggunaan dana desa yang diterima dari pemerintah pusat.

“Kita tidak berharap ada Kades di wilayah Tuban selatan ada yang bermasalah dengan hukum karena penyalah guna’an dana desa”, ungkap AKP Ali Kanapi.

Sementara itu dalam paparannya Kasi Intel Kejari Tuban, menjelaskan, tugas Jaksa dalam kewenangannya adalah menyidik tindak pidana korupsi. Salah satu strategi penanganan korupsi adalah pencegahan dan penindakan.

Termasuk diantaranya mengawasi penyelewengan anggaran Dana Desa. Karena adanya Refocusing
anggarang DD maka diberlakukan aturan mengelola anggaran sendiri sesuai UU No. 6 tahun 2014.

Disinilah kita sampaikan bahwa tugas kami termasuk pencegahan adanya tipikor sebelum ditindak. Mekanisme penanganan Tipikor adalah adanya laporan awal penyalahgunaan keuangan desa kemudian dilaksanakan lidik dan pengumpulan keterangan bila ditemukan bukti dilanjutkan ke tingkat penyidikan.

“Walaupun hasil tindak pidana korupsi dikembalikan oleh pelaku, namun tidak mengurangi proses penyidikan karena hanya pengurangi putusan dari hakim”, jelas Windu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here