polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim Kapolsek Senori Polres Tuban Polda Jawa Timur Iptu Suganda, S.H., menghadiri sosialisasi Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup Tuban No. 65 Tahun 2020 tentang tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Senori di Pendopo Kecamatan Senori, Selasa (8/9/2020).

Turut hadir pada kegiatan rakor yang dimulai pukul 09.00 Wib, tersebut Camat Senori Ir. Suwasis, Danramil Senori Kapten Inf. Prayitno, Kepala Puskesmas Senori dr. Fitria Wahyuningtyas, Kepala KUA Kec, Senori Gumalid, S.H.I., dan para pelaku usaha yang ada di wilayah Kecamatan Senori.

Dalam sambutannya Camat Senori Ir, Suwasis dalam Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup Tuban No. 65 Tahun 2020 Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Para pelaku usaha yang ada di wilayah Kecamatan Senori diingatkan untuk memahami dan mentaati aturan yg telah diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten. Oleh karenanya mari bersama-sama menyesuaikan dengan kebiasaan dan adaptasi baru dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Nanti kalo akan dilaksanakan Operasi masker di tempat-tempat usaha serta akan silakukan jam malam, bila melanggar akan didenda sesuai Perbup Tuban,” tutur Camat Senori.

Sementara itu Kapolsek Senori Polres Tuban Iptu Suganda, S.H., dalam sambutannya mengharapkan agar pelaku usaha harus mematuhi Protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran dan pengendalian Covid 19.

“Jadikan usaha apapun yang Tangguh sehingga bisa mencegah terpaparnya Covid 19 di tengah pandemi,” ungkap Kapolsek Senori.

Lebih jauh Iptu Suganda menambahkan silahkan para pelaku usaha menyampaikan kepada para pelanggan yang datang untuk selalu menggunakan masker dan nanti akan dilakukan pengecekan oleh team Gugus Kecamatan terhadap semua pelaku usaha.

“Selama Vaksin Covid belum ditemukan kita tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai obat,” pungkas Iptu Suganda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here