Senori – Kepolisian Sektor (Polsek) Senori Polres Tuban menggelar acara pelepasan Purna Bhakti Anggota Polsek Senori yang telah memasuki msaa pensiun, Jum’at (22/10/2021) pagi.

Kegiatan yang digelar di tempat parkir Mapolsek Senori tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolsek Senori Ali Kanapi, S.H., dan seluruh anggota Polsek Senori baik Polri, ASNdan PHL dan Bhayangkari, tidak ketinggalan 1 orang anggota Polsek Senori yang telah mengakiri masa pengabdiannya sebagai anggota Polri .

Personil yang telah mengakhiri masa pengabdiannya sebagai anggota Polri di Polsek Senori adalah Ipda M. Ismail. Ipda M. Ismail telah mengabdi menjadi anggota Polri selama 39 tahun dan sebelumnya menjabat sebagai Ps, KaSPKT Polsek Senori.

Dalam Sambutannnya, atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kapolsek Senori Polres Tuban AKP Ali Kanapi, menyampaikan terima kasih kepada Ipda Purn. M. Ismail yang telah purna tugas sebagai anggota Polri atas pengabdiannya selama kurang lebih 39 tahun kapada Polri.

Pelaksanaan kegiatan pelepasan ini merupakan sebagian kecil  yang pengghargaan kami  berikan, namun  kami juga percaya dibalik ini ada penghargaan yang telah disiapkan Tuhan bagi anggota yang memasuki masa purna

“Kita semuapun akan tiba juga sebagai purnawirawan oleh karena itu tetap berdoa dan bersyukur sehingga kitapun boleh mengakiri purna tugas dalam keadaan sehat dan diberkati oleh yang maha Kuasa”, pesan Kapolsek.

Dalam kegiatan tersebut satu personil Purnawirawan Polri diberi penghargaan serta  memberikan kenang-kenangan  berupa cendera mata dari Kapolsek Senori dan anggota.

Sementara itu Ipda M. Ismail mengucapkan terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh Kapolsek Senori beserta anggota kepada anggota yang telah memasuki masa purna. Tidak lupa ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota Polsek Senori selama masih berdinas sebagai anggota Polri.

“Semoga acara pelepasan ini tidak serta merta memutus tali silaturahmi, akan tetapi tetap terjalin tali silaturahmi antara anggota dan Purnawarman Polri”, tutur M. Ismail.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here