polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim
Hari Kamis 6 Agustus 2020 pukul 08.30 WIB s/d selesai bertempat di ruang pertemuan Polsek Widang telah dilaksanakan kegiatan Zoom meeting oleh Kapolres Tuban dalam rangka strategi penanganan covid19 dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Tuban.
Hadir dalam kegiatan tersebut AKP Totok Wijanarko, S.Pd, Kapolsek Widang, Drs. Sartono, M.Si., Camat Widang, Kapten inf Istoha, Danramil 0812/11 Widang, IPDA Ali Mas’ud, S.H., Waka Polsek Widang, Kapuskesmas Widang, Kapuskesmas Compreng, Ka KUA Widang, Ketua KTS Dsn. Mlangi Ds. Mlangi, Perbankan Kec. Widang dan Tokoh Kecamatan Widang.
Dalam Zoom Meeting ini, beliau bapak Kapolres Tuban menyampaikan beberapa point penting, diantaranya bahwa dalam Penanganan covid19 ini Kepolisian siap melaksanakan segala kegiatan yang bisa memutus rantai penyebaran covid-19 di Wilayah Kab. Tuban.
” Salah satu strategi yang dilakukan  oleh Polres Tuban adalah dengan pembentukan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di setiap Kecamatan. Dalam segala kegiatannya ditujukan untuk pencegahan dan penanganan covid19, ” jelas Kapolsek AKP Totok Wijanarko mengulang pernyataan Kapolres.
Kemudian AKP Totok Wijanarko menambahkan pernyataan Kapolres AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H., bahwa di Polres Tuban ada Posko Pusat KTS dan berfungsi sebagai pusat kontrol KTS dan pemantauan persebaran pasien Covid-19 di seluruh Kab. Tuban.
” Kepada jajaran, agar mempedomani tentang apa itu *3T* (Testing, Tracing dan Treatment) yang menjadi dasar Bhabinmamtibmas untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah/ tempat bertugas di desa binaan masing-masing, ” tambahnya.
Sementara dari Dr. H. Saiful Hadi, sebagai Pakar Kesehatan, menyatakan bahwa memutus mata rantai, salah satu caranya adalah pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, serta isolasi. Membunuh virus adalah melewati vaksin, antibodi/ imun tubuh dan treatment baik melalui kegiatan fisik ataupun melalui konsumsi vitamin dan ramuan herbal.
” Adapun strategi meningkatkan angka kesembuhan covid19 ada beberapa kriteria menurut tahap/klasifikasi pasien dari pasien tanpa gejala, dengan gejala Suspect dan dengan gejala Probable. Pesan Pencegahan Untuk masyarakat adalah, pakai masker,  jaga jarak, jaga etika batuk, cuci tangan, ‘ jelasnya.
Kemudian dilanjutkan oleh Dr. Yudi Supiyanto, MM, MPd, sebagai Pakar Sosiologi, Yang menyampaikan, untuk strategi Penanganan Gejala Sosial Yang timbul sebagai dampak pandemi covid-19 ada tiga kata kunci yaitu :
1. Pandemi covid19 tercatat sebagai kejadian luar biasa di hampir seluruh bagian dunia, dan menjadi ancaman bagi kesehatan secara global.
2. Konsekuensi Sosiologis memukul kapasitas sosial ekonomi masyarakat pada segala lapisan sosial sesuai levelnya.
3. Covid19 membunuh manusia melalui infeksi pernafasan/ paru-paru yang berat hingga kematian, ” paparnya.
Selanjutnya ditambahkan, ada beberapa macam gejala sosial akibat covid19 adalah kepada sektor ekonomi budaya, lingkungan alam dan sosiologis. Dampak sosial negatif dari pandemi covid19 ini yang perlu kita cermati dan jika terlepas maka akan menjadi salah satu awal permasalahan keamanan,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, KH. Masduki, NS, sebagai Ketua FKUB Tuban, juga menyampaikan bahwa perlu tuntunan ibadah saat pandemi covid19 karena penyebaran tidak kasat mata, tidak mudah terdeteksi dan darurat. Yang mengetahui dan berkepentingan dalam penanganan pandemi adalah pemerintah yang berkompeten, maka patuhilah sebagai bentuk keimanan dalam hal ketaatan kepada ulil amri.
” Dan  jika meninggal karena covid19 yang didahului dengan ikhtiar penuh keimanan untuk mengobati maka akan mendapat pahala dan jika meninggal maka insyaallah akan mati syahid. Untuk sholat yang tidak bisa disholati langsung/tidak menghadap jenazah maka bisa dilaksanakan dengan sholat ghaib. Perjuangan dalam menangani pandemi covid-19 dan diniati dengan keikhlasan dan karena allah maka insyaallah akan bernilai ibadah dihadapan Allah SWT, ” pesanya.
Diakhir sesi, Drs. Agus Wijaya, M.Ap, dari Pakar Ekonomi, menyampaikan bahwa ada beberapa strategi Penanganan Ekonomi dalam pandemi Covid19 di Kab Tuban, diantaranya yaitu mendorong terbukanya peluang berusaha yang maksimal untuk pelaku usaha mikro. Lalu pengaman sosial, pemenuhan Kebutuhan Pokok pelaku usaha ekonomi lemah dan mendorong tumbuhnya peluang ber-usaha,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here