Widang – Bhabinkamtibmas Polsek Widang turun ke desa binaan untuk mengecek peternakan sapi menyusul munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi yang kini merambah di Wilayah Jawa Timur.
“Sebagimana yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kedungharjo Aipda Mujianto yang memantau dan mengecek kesehatan ternak sapi di desa binaan bersama petugas Mantri Hewan.
Berdasarkan data yang disampaikan oleh bapak Kapolsek AKP Rukimin, S.H.M.H., bahwa dari salah satu peternak sapi yang ada di Desa Kedungharjo terindikasi terjangkit PMK.
” Hari ini kami pantau secara langsung di lokasi. Memang benar ada hewan ternak sapi milik warga Desa Kedungharjo yang sakit. Ada 5 ekor sapi, ” terang Waka Polsek Widang IPTU Ali Mas’ud, S.H., yang datang ke lokasi bersama Bhabinkamtimas.
Ada 5 ekor, Anamnesa : 3 ekor sapi baru beli di pedagang online dari Bojonegoro pada 17 Mei 2022, sebelumnya dalam kondisi sehat. Lalu beli lagi 2 ekor dari pedagang online yang berbeda, dari Bojonegoro juga, pada 19 Mei 2022, ” jelas Waka Polsek.
Diawali dari 1 ekor sapi pembelian kedua mengalami hipersalifasi dan anorexia. Selanjutnya menjalar ke semua sapi, jadi total 5 ekor, dengan gejala hipersalifasi, berbusa, anorexia, demam, lesi di mukosa hidung, mukosa mulut, gusi dan lidah, Lesi di sela antar kuku, ” papar Waka Polsek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here