polrestuban.com  Senori – Tim Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) Kec, Senori, melaksanakan patroli yustisi di wilayah Kecamatan Senori. Sasaran dari operasi yustisi ini adalah warga masyarakat yang tidak mematuhi aturan-aturan yang ada dalam protokol kesehatan.

Tim gabungan pamor keris merupakan gabungan dari personil Polsek Senori Polres Tuban, anggota TNI dari Koramil Senori, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kec, Senori dan Puskesmas Senori.

Kali ini yang menjadi sasaran adalah kerumunan pemuda yang berkumpul di warung kopi (Warkop) yang berlokasi di Dusun Tapen Desa Sidoharjo Kec, Senori. Semua pemuda yang tidak mentaati protokol kesehatan menjadi sasaran anggota gabungan, Minggu (27/3/2022) siang.

Alhasil dalam patroli kali ini tim gabungan masih menemukan pemuda yang tidak menggunakan masker dan melakukan kerumunan sehingga rawan menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.

Mereka yang diketahui tidak menggunakan masker, selain didata, juga mendapatkan sanksi sosial, sesuai dengan SE Bupati Tuban No. 367 Tahun 2021 dan SE Gubernur Jatim Tuban No. 451 Tahun 2021. Beberapa sanksi yang diterapkan yakni menyanyikan lagu nasional hukuman fisik berupa kerakan skot jump juga ada yang disanksi push up.

“Tadinya mau ngumpul-ngumpul bersama teman-teman, jadi tidak membawa masker,” ujar Bagus  seorang pemuda yang mengaku warga desa setempat.

Karena tidak memakai masker, dia dan warga lain yang tidak memakai masker pun diminta untuk menyanyikan lagu nasional dan melakukan push up oleh petugas dari tim gabungan.

Kapolres Tuban AKBP Darman melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi mengatakan, jika patroli Pamor Keris merupakan program dari Kapolda Jatim yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan guna mencegah perkembangan Covid-19.

“Kegiatan Pamor Keris ini kita laksanakan secara kontinyu untuk memberikan edukasi dan mendisiplinkan warga masyarakat agar mentaati protokol kesehatan”, jelas Kapolsek Senori.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here