polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim Personel Gabungan TNI – Polri dan Satpol PP di wilayah Kecamatan Senori, Tuban, Jawa Timur patroli malam menyisir tempat tongkrongan pemuda di warung – warung yang kedapatan tidak mengikuti anjuran Pemkab Tuban terkait jam malam dalam rangka pencegahan Covid-19.

Penyisiran dilakukan petugas gabungan TNI – Polri dan Satpol PP itu, menyasar para remaja yang masih beraktivitas meski sudah ada aturan jam malam.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Senori Iptu Suganda, S.H., menjelaskan patroli gabungan malam ini di laksanakan di beberapa tempat warung warung kopi, warung makan dan tempat kerumunan anak muda yang sedang berkumpul.

“Petugas memberikan himbauan untuk tertib berdisiplin menerapkan protokol kesehatan penggunaan masker dan pengurangan jam malam,” terangnya, Rabu (6/1/2021) malam.

Iptu Suganda menambahkan patroli gabungan Satgas covid-19 kecamatan, akan terus rutin dilakukan untuk mengingatkan warga sipil kembali agar bersama – sama dalam mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Senori.

Kapolsek juga mengajak pemilik warung – warung terus berkomitmen untuk selalu penerapan protokol kesehatan Covid-19 seperti menyediakan tempat cuci tangan dan tulisan atau brosur 3 M Mencuci Tangan, Memakai Masker dengan benar dan menjaga jarak.

“Kami minta pedagang komitmen selalu seperti menyediakan alat cuci tangan, menjaga jarak pengunjung serta memakai masker dengan benar. Lebih – lebih jam malam juga dipatuhi.” harapnya

Salah satu pemuda setempat, Sifak (16) mengatakan tidak tahu mengenai aturan jam malam. “Saya nggak faham pemberlakuan jam malam masih berlaku,” kilahnya

Meski demikian, Sifak pemuda asal Jatisari itu bersyukur karena hanya di beri teguran lisan, tidak sampai pada sanksi denda. Bahkan dia mengakui dan berterima kasih adanya patroli malam TNI – Polri untuk pencegah penyebaran covid-19 di wilayah kecamatan Senori.

“Sebenarnya kami bertema kasih ada razia seperti ini. Sebab, Ya mau bagaimana lagi, percaya nggak percaya, nyatanya corona ada seperti warga dikarantina dan ada juga yang meninggal dan ada juga yang sembuh.” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here