Senori – Kuntira (57 th), perempuan warga desa Sidoharjo, Kec. Senori, Kab. Tuban, yang berprofesi sebagai buruh tanam padi ditemukan meninggal dunia di jalan desa menuju sawah Dusun Tulung Desa Rayung, Kec. Senori, Kab. Tuban, pada hari Rabu (1/12/2021) sekira pukul 05.30 Wib.

Miatun, (40 th) teman seprofesi korban yang menjadi salah seorang saksi yang pertama kali menemukan korban menjelaskan, pagi itu dirinya bersama warga yang lain berangkat ke sawah milik warga desa Rayung Kec. Senori untuk menanam padi dengan naik sepeda angin bersama-sama dari desa Sidoharjo.

Ketika sampai di lokasi Dsn, Tulung rombongan menitipkan sepeda di gudang penggilingan padi milik warga setempat, setelah itu mereka berjalan beriringan menuju sawah, tiba-tiba korban memeluk saksi dari belakang.

Melihat hal tersebut saksi kemudian mendudukkan korban ke jalan dan berteriak minta tolong kepada teman-temannya. Setelah diperiksa ternyata korban sudah meninggal, mengetahui hal tersebut saksi dan teman-temannya melaporkan kejadian tersebut kepada Perangkat Desa Rayung dan diteruskan ke Polsek Senori.

“Ketika memeluk saya, kemudian saya dudukan di jalan kemudian di panggil-panggil dan digoyang-goyang badannya tidak merespon, ternyata sudah meninggal,” jelas Miatun.

Menurut keterangan dari Kapolres Tuban AKBP Darman, S.I.K., melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H., setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi terhadap korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Hal tersebut diperkuat dengan adanya hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas Senori yang kita ajak untuk melaksanakan olah TKP.

“Diduga korban meninggal karena serangan jantung atau angin duduk, karena menurut keterangan dari pihak keluarga, korban selama ini terlihat baik-baik saja,” jelas Perwira dengan Tiga Balok di Pundak ini.

Setelah kita koordinasi dengan pihak keluarga. Keluarga korban menerima kematian korban dan menolak dilaksanakan outopsi terhadap korban. Selanjutnya jenazah korban kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan, imbuh Ali Kanapi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here