Senori – Pada perayaan malam tahun baru yang lazim dan sering dilakukan oleh warga masyarakat khususnya para pemuda adalah melaksanakan konvoi sepeda motor dengan menggunakan knalpot brong yang mempunyai suara sangat keras.

Sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selain merupakan pelanggaran terhadap UU lalu lintas, suara yang dihasilkan dari knalpot brong sangat keras dan mengganggu masyarakat pengguna jalan lainya.

Mendekati pergantian tahun dari tahun 2021 ke tahun 2022. Bhabinkamtibmas Polsek Senori Polres Tuban bersama Babinsa melaksanakan kegiatan cipta kondisi dengan menyambangi pemilik bengkel di desa binaan untuk memberikan imbauan agar tidak menerima pembuatan dan pemasangan Knalpot brong, Selasa (21/12/2021).

Seperti yang terlihat di Bengkel Budi Motor. Dibengkel yang beralamat di Desa Leran Kecamatan Senori tersebut, Aiptu Ahmad Lakin anggota Bhabinkamtibmas Polsek Senori bersama Babinsa Serka Sugiono memberikan himbauan kepada pemilik dan karyawan Bengkel.

Ketika dikonfirmasi Kapolres Tuban AKBP Darman, S.I.K., melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi, S.H., menjelaskan, pelaksanaan himbauan kepada pemilik bengkel tersebut dalam rangka cipta kondisi menjelang perayaan datangnya Tahun baru 2022.

Tujuannya adalah diharapkan nanti pada pelaksanaan perayaan Tahun Baru berlangsung dengan aman dan tertib. Masyarakat tidak terganggu dengan bisingnya suara Knalpot Motor.

“Hal ini sudah sesuai dengan perintah Kapolres Tuban dalam rangka menjaga dan memelihara kamtibmas di wilayah Kabupaten Tuban” imbuhnya.

Budi, pemilik bengkel Budi Motor mengucapkan terima kasih atas himbauan yang diberikan oleh Polsek Senori. Dengan adanya himbauan dari Kepolisian pihaknya mempunyai alasan untuk menolak apabila ada pelanggan yang ingin memasang Knalpot Brong.

“Biasanya kalau mendekati tahun baru seperti ini ada pelanggan kususnya pemuda yang meminta memasang knalpot brong, dengan adanya himbauan dari aparat keamanan kami punya alasan untuk menolak permintaan pelanggan,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here