polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim Indonesia adalah negara yang berpenduduk penganut agam Islam terbesar di dunia. Namun kadang pemahaman penduduk Indonesia terhadap agama Islam masih ada yang kurang, sehingga hal tersebut dimanfaat oleh pihak pihak tertentu untuk mengambil keuntungan yang merongrong persatuan Indonesia dengan memberikan paham yang salah dalam syariat agama. paham tersebut adalah paham Radikalisme. dimana paham radikalisme tersebut merupakan aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan. tentuk hal ini sangat bertentangan dengan kedamain dan ketentram dunia begitu juga dengan Indinesia.

Dan Polri yang bertanggungjawab dengan keamanan dalam negeri, maka Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono SIK, Sh, MH telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencegahan terhadap berkembangnya paham radikalisme maupun terorisme diwilayah hukum Polres Tuban.

Guna menindaklanjuti perintah dan instruksi tersebut, maka Kapolsek Tuban AKP. M. Geng Wahono mengintensifkan giat sambang dan silaturahmi kepada tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang berada di wilayah kecamatan Tuban. Seperti yang telah dilakukan oleh salah satu anggota Polsek Tuban yaitu Aipda Sony Roy melaksanakan patroli dialogis dan bersilaturahmi dengan Tokoh pemuda Anshor kecamatan Tuban. Selasa (29/12/2020)

Dalam kesempatan dialogis tersebut, Aipda Sony menyampaikan bahwa paham radikalisme, ISIS dan terorisme di era digital ini melalui internet (dunia maya) sehingga diharapkan pengguna medsos khususnya pemuda Ansor jangan terpengaruhi dengan paham radikal tersebut.

“Dengan adanya kegiatan patroli dialogis ini, kami mengharapkan masyarakat untuk dapat berperan secara aktif dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme ditengah tengah masyarakat,” ucap Aipda Sony Roy.

#POLRES TUBAN HEBAT

(humaspolsektuban)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here