polrestuban.com – PolresTubanPoldaJatim Masyarakat di sepanjang bantaran sungai Bengawan Solo diminta waspada menyusul intensitas hujan yang terus meningkat di awal Tahun 2020. Kondisi tersebut akan berpotensi terjadi bencana banjir yang setiap tahunnya melanda desa yang berada di Bantaran sungai, khususnya luapan sungai Bengawan Solo.

“Kami bersama anggota melakukan langkah antisipasi bencana banjir dengan patroli sekitar Bengawan Solo,” ungkap Kapolsek Soko, Iptu Khoirul Amad,S.H. saat melakukan pemantauan di Desa Glagahsari dan Kenongosari, Selasa Siang (29/9/2020).

Dikatakan Desa Glagahsari dan Desa Kenongosari adalah desa yang dialiri dan dekat dengan sungai terpanjang di Jawa Tengah tersebut. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan warga yang tinggal di sekitar sungai Bengawan Solo,” katanya.

Selain melakukan pemantauan daerah aliran Sungai Bengawan Solo, Kapolsek beserta anggota juga mengecek tempat evakuasi bencana di Desa Kenongosari.

 

Tempat evakuasi ini nanti akan dijadikan sebagai tempat evakuasi jika terjadi bencana banjir luapan air dari Bengawan Solo. “Doa kita semoga di wilayah Desa Glagahsari dan Desa Kenongosari tidak terdampak banjir , namun demikian tempat evakuasi ini telah kami siapkan untuk antisipasi kejadian tidak diinginkan,” ujar Kapolsek .

Dari hasil pemantauan yang dilakukan, sampai saat ini aliran sungai Bengawan Solo masih dalam batas normal, namun demikian warga di minta tetap waspada.

(Humas Sek Soko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here