Senori – Ketika sedang asyik ngopi sambil bercengkrama, sekelompok warga di Desa Wanglu Kulon Kec, Senori kaget karena tiba-tiba di datangi oleh tim yustisi gabungan dari Polsek Senori Polres Tuban dan Koramil Senori, Selasa (21/12/2021) siang.

Alhasil warga itupun kaget dan sedikit panik melihat kedatangan tim gabungan. Pasalnya maksud kedatangan tim gabungan ke lokasi warung kopi (warkop) milik Jamal warga Desa Wanglu Kulon tersebut adalah dalam rangka operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan.

Sewaktu tim gabungan sampai dilokasi yang dimaksud, masih ditemukan pemuda yang tidak patuh protokol kesehatan, diantaranya banyak yang tidak memakai masker dan membuat kerumunan dengan tidak menjaga jarak.

“Niatnya mau ngopi bersama warga yang lain, tadi lupa tidak memakai masker,” ujar Sodik salah seorang pemuda Desa setempat.

Karena tidak memakai masker, dia dan warga lainnya yang tidak memakai masker pun diminta untuk menyanyikan lagu nasional dan dilakukan pendataan sebagai sangsi sosial karena pelanggaran prokes yang dilakukan oleh warga.

Kapolres Tuban AKBP Darman melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi mengatakan, jika giat yustisi penegakan hukum protokol kesehatan tersebut dilakukan sebagai kampanye penggunaan masker dan aturan-aturan yang ada dimasa pandemi Covid-19.

“Memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penggunaan masker dan wajib menggunakan masker pada pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dengan kegiatan yustisi ini, maka diharapkan masyarakat akan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Operasi yustisi Prokes ini juga akan terus dilaksanakan secara berkala, dan di beberapa tempat keramaian, ungkap Ali Kanapi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here