polrestuban.com Polres Tuban РDalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan Awak Media, Kapolres Tuban  AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H menggelar acara Silaturahmi bersama puluhan Wartawan yang ada di Kab. Tuban, Selasa malam (18/08/2020).

Bertempat di gedung Sanika Satyawada Polres Tuban, kegiatan silaturahmi dengan tema Peran TNI-Polri dalam implementasi Inpres no 6 tahun 2020 tersebut berlangsung dalam suasana keakraban.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, S.E., M.I.Pol., PJU Polres Tuban, Kapolsek Jajaran serta Puluhan awak media yang tergabung dalam tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban dan Ronggolawe Pers Solidarity (RPS).

Dalam sambutannya AKBP Ruruh mengatakan “ini adalah upaya kami dari TNI dan Polri untuk bersinergi dengan teman-teman media, tanpa rekan-rekan kami semua tidak ada apa-apa, apa yang kami perbuat tanpa ditulis di media tidak akan ada yang tahu” Ujar Ruruh.

Lebih lanjut terkait Inpres no 6 tahun 2020 orang nomer satu di Polres Tuban itu menyampaikan “ada 4 hal yang telah diamanatkan kepada Polri sesuai Inpres tersebut. Antara lain, membantu dan mendukung Pemda dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan, bersinergi dengan TNI dan instansi lain dalam menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan, melaksanakan pembinaan kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi mencegah penyebaran Covid-19, dan melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran atau protokol kesehatan.¬†” Mulai tanggal 24 Agustus sampai dengan 24 September 2020 kita akan melaksanakan pendisiplinan kegiatan masyarakat terutama penerapan protokol kesehatan” Cetus Ruruh.

Dalam Kegiatan silaturahmi tersebut juga dilaksanakan diskusi untuk menerima masukan para audien bagaimana supaya masyarakat di Tuban bisa tertib protokol kesehatan, karena masih banyak masyarakat di Tuban yang menganggap bahwa Covid-19 tidak berbahaya.

Salah satu audiens Ahmad Istohar dari media Times Indonesia menyampaikan bahwa kurangnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan dikarenakan minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh gugus tugas tingkat kecamatan ” Minimnya sosialisasi gugus tugas kecamatan sehingga masyarakat menganggap bahwa Covid-19 ini hanya penyakitnya orang kaya” cetus Istohar.

Berbalik dengan apa yang di sampaikan Ahmad Istohar, Sanggahan terlontar AKP Simon Triyono, Kapolsek palang tersebut mengatakan bahwa Sosialisasi yang dilakukan gugus tugas di kecamatan itu sudah luar biasa namun kenyataannya warga itu sudah jenuh karena tidak ada batasan kapan semua ini akan berakhir dan tidak ada yang tahu sampai kapan Covid-19 ini akan selesai sehingga masyarakat ini kecapekan “Sosialisasi sampai sekarang masih kami laksanakan, Ya memang segala aturan harus di imbangi dengan sanksi, namun selama ini penegakan Perda dikecamatan itu tidak berlaku karena PPNS itu hanya ada ditingkat Kabupaten jadi kita hanya sekedar himbauan jika kita menemukan warga yang tidak pakai masker kita ingatkan dan kita kasih masker” Jelas Simon.

Diakhir Kegiatan Kapolres Tuban menyampaikan bahwa saat ini hal yang paling aman adalah memakai masker sambil menunggu vaksin dari pemerintah, walaupun masyarakat sekarang sudah mulai jenuh ini adalah tugas Kita untuk selalu mengingatkan “Hal yang paling aman adalah pakai masker, paling tidak bisa melindungi diri kita” pungkas Ruruh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here